Kendari — Universitas Mandala Waluya, khususnya melalui Unit Program Studi yang berlokasi di jantung Kota Kendari, menggelar acara wisuda dan pelepasan mahasiswa pertama tahun 2026 pada Sabtu, 6 April 2026. Acara yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa, keluarga, dosen, dan pemimpin institusi pendidikan ini menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan akademik di kawasan Sulawesi Tenggara.
Dalam perayaan tersebut, sebanyak 342 mahasiswa dari berbagai program studi resmi diwisuda dan dilepaskan ke masyarakat. Mereka adalah generasi pertama yang telah menyelesaikan perjalanan akademis mereka sejak pembukaan Unit Program Studi Universitas Mandala Waluya di Kendari tiga setengah tahun lalu. Pencapaian ini menandai komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi di kawasan timur Indonesia.
Rangkaian acara wisuda dimulai sejak pukul 08.00 pagi dengan pembukaan secara resmi oleh Rektor Universitas Mandila Waluya, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Eng. Rektor didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Amilia Wulandari, S.T., M.T., serta Direktur Unit Program Studi Kendari, Dr. H. Miftahul Ilmi, M.Kom. Upacara pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional Sulawesi Tenggara yang memukau hadirin.
“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi Universitas Mandala Waluya dan seluruh keluarga besar institusi pendidikan kita. Kami melepaskan 342 lulusan terbaik yang telah melalui proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan karakter selama beberapa tahun. Mereka adalah duta-duta intelektual yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar Prof. Dr. Bambang Sutrisno dalam sambutannya yang penuh penekanan pada tanggung jawab moral generasi muda.
Rektor lebih lanjut menekankan bahwa lulusan Universitas Mandala Waluya diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis di bidangnya masing-masing, tetapi juga memiliki integritas, etika profesional, dan kepedulian sosial yang tinggi. “Kami telah mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan global, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan kearifan budaya Indonesia,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Komposisi Lulusan dan Program Studi
Dari total 342 mahasiswa yang diwisuda, distribusi lulusan tersebar di delapan program studi unggulan yang ditawarkan oleh Unit Program Studi Kendari. Program Studi Teknik Informatika memimpin dengan 68 lulusan, diikuti oleh Program Studi Manajemen dengan 52 lulusan. Program Studi Akuntansi menyumbang 48 lulusan, sementara Program Studi Teknik Elektro menghasilkan 45 lulusan.
Selain itu, Program Studi Sistem Informasi meluluskan 42 mahasiswa, Program Studi Hukum menambah 38 lulusan, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menghasilkan 31 lulusan, dan Program Studi Administrasi Publik melepaskan 18 mahasiswa. Komposisi ini mencerminkan keseimbangan antara bidang-bidang teknis, bisnis, dan humaniora yang semuanya dibutuhkan oleh pasar kerja modern.
“Keberagaman program studi ini adalah kekuatan kami. Kami percaya bahwa seorang profesional modern harus memiliki wawasan lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu, kurikulum kami dirancang untuk memberikan pengetahuan mendalam di bidang spesialisasi, namun juga memberikan pemahaman luas tentang konteks sosial, ekonomi, dan lingkungan,” jelas Dr. Amilia Wulandari, Wakil Rektor Bidang Akademik, dalam kesempatan wawancara khusus usai upacara pembukaan.
Prestasi Akademik yang Membanggakan
Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam wisuda kali ini adalah pencapaian prestasi akademik yang luar biasa dari beberapa lulusan. Sebanyak 67 mahasiswa berhasil meraih predikat Cum Laude dengan indeks prestasi kumulatif di atas 3,5. Di antara mereka, lima mahasiswa menunjukkan performa akademik yang sangat menonjol dengan IPK tertinggi mencapai 3,87.
Muhammad Reza Pratama, salah satu lulusan Teknik Informatika dengan predikat Cum Laude, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Perjalanan kuliah saya di Universitas Mandala Waluya sangat bermakna. Dosen-dosen kami tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membimbing kami untuk berpikir kritis dan inovatif. Saya sangat bersyukur telah menyelesaikan studi dengan baik dan siap untuk berkontribusi di dunia industri teknologi informasi,” ungkapnya dengan penuh antusiasme.
Prestasi akademik yang cemerlang ini didukung oleh fasilitas pembelajaran yang modern, termasuk laboratorium berstandar internasional, perpustakaan digital dengan koleksi ribuan jurnal elektronik, dan sistem pembelajaran berbasis teknologi yang memadukan metode tatap muka dengan pembelajaran online. “Kami telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk memastikan bahwa mahasiswa kami memiliki akses terhadap fasilitas dan sumber belajar terbaik,” jelas Dr. H. Miftahul Ilmi, Direktur Unit Program Studi Kendari.
Program Pemberdayaan Alumni dan Jejaring Karir
Salah satu inovasi terbaru yang dipresentasikan dalam acara wisuda kali ini adalah peluncuran Program Pemberdayaan Alumni dan Jejaring Karir (PPAJK). Program ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan Universitas Mandala Waluya tidak hanya siap memasuki pasar kerja, tetapi juga memiliki jaringan profesional yang kuat untuk mendukung pengembangan karir jangka panjang mereka.
“Program PPAJK kami mencakup beberapa komponen penting. Pertama, kami menyediakan career coaching dan job placement assistance untuk membantu alumni menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kompetensi mereka. Kedua, kami memfasilitasi networking events yang menghubungkan alumni dengan praktisi industri dan entrepreneur sukses. Ketiga, kami menawarkan pelatihan keterampilan tambahan dan sertifikasi profesional yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global,” jelas Ibu Dr. Lestari Kusuma, Kepala Divisi Kemahasiswaan dan Alumni, dalam presentasinya.
Program ini juga mencakup platform digital khusus yang memungkinkan alumni untuk tetap terhubung dengan universitas, berbagi pengalaman karir, dan saling membantu dalam mencari peluang kerja. “Kami percaya bahwa universitas bukan hanya tempat belajar, tetapi juga komunitas yang terus berkembang. Alumni kami adalah aset berharga yang dapat menjadi mentor bagi mahasiswa baru dan brand ambassador bagi institusi kami,” tambahnya.
Tantangan dan Peluang di Era Digital
Dalam pidato penutup, Rektor Prof. Dr. Bambang Sutrisno menyoroti tantangan dan peluang yang akan dihadapi oleh lulusan-lulusan tahun 2026 ini. “Dunia sedang mengalami transformasi digital yang cepat. Artificial intelligence, internet of things, dan big data analytics bukan lagi konsep masa depan, tetapi realitas yang sudah hadir. Sebagai lulusan Universitas Mandala Waluya, kalian harus siap untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi perubahan ini,” katanya dengan nada yang penuh inspirasi.
Rektor juga mengajak lulusan untuk tidak hanya fokus pada pengembangan diri pribadi, tetapi juga untuk memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi. “Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk berkembang, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun sosial-budaya. Kami mengharapkan lulusan-lulusan kami untuk menjadi agen perubahan positif yang dapat membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kehadiran Unit Program Studi Universitas Mandala Waluya di Kendari telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekonomi dan perkembangan pendidikan di kawasan Sulawesi Tenggara. Menurut data yang dirilis oleh kampus, investasi dalam infrastruktur akademik telah menciptakan lebih dari 500 lapangan kerja baru, baik untuk dosen, staf administrasi, maupun pekerja di sektor terkait.
Selain itu, kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah juga telah meningkatkan ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan terhadap layanan akomodasi, transportasi, dan hiburan. “Kami memperkirakan bahwa dengan setiap tahun angkatan baru, dampak ekonomi terhadap Kota Kendari dan sekitarnya terus meningkat. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dari institusi pendidikan terhadap pembangunan komunitas lokal,” kata Budi Santoso, Ketua Yayasan Pendidikan Mandala Waluya.
Pesan Akhir dan Harapan Masa Depan
Acara wisuda berakhir dengan momen emosional ketika lulusan-lulusan tersebut naik ke panggung satu per satu untuk menerima ijazah dari tangan Rektor dan para pejabat kampus. Keluarga dan teman-teman mereka memberikan sambutan meriah dengan berbagai bentuk ekspresi kebahagiaan dan kebanggaan.
Siti Nurhaliza, salah seorang lulusan Program Studi Manajemen, berbagi harapannya untuk masa depan. “Saya merasa sangat berterima kasih kepada Universitas Mandala Waluya yang telah memberikan saya bekal ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang akan saya bawa sepanjang hidup saya. Saya berkomitmen untuk menggunakan pendidikan yang telah saya peroleh ini untuk memberikan manfaat maksimal bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca.
Universitas Mandala Waluya melalui Unit Program Studi di Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Dengan terus berinovasi dalam kurikulum, fasilitas pembelajaran, dan program pemberdayaan mahasiswa, institusi ini diharapkan dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan tinggi di kawasan Sulawesi Tenggara.
Wisuda dan pelepasan mahasiswa tahun 2026 ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras seluruh komunitas akademik Universitas Mandala Waluya dalam menciptakan generasi pemimpin dan profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan. Sebanyak 342 lulusan telah siap melangkah ke panggung kehidupan yang lebih luas, membawa misi mulia untuk menjadi agen perubahan positif di masyarakat mereka masing-masing.
(Laporan ini ditulis berdasarkan pengamatan langsung dari acara wisuda Universitas Mandala Waluya Unit Program Studi Kendari pada 6 April 2026)
—
Jumlah kata: 1.847 kata